INFODAERAH.COM, KOTABEKASI – DPRD Kota Bekasi bersama Pemerintah Kota Bekasi menggelar rapat paripurna untuk membahas perubahan program dan persetujuan rancangan peraturan daerah (raperda) menjadi peraturan daerah (perda).
Rapat tersebut berlangsung di ruang sidang paripurna Gedung DPRD Kota Bekasi. Agenda ini juga membahas rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027.
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri rapat tersebut bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Dalam kesempatan itu, Harris Bobihoe menyampaikan sambutan kepada pimpinan dan anggota DPRD.
Harris Bobihoe Tekankan Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Harris Bobihoe menegaskan bahwa pembahasan APBD bukan sekadar formalitas. Menurutnya, proses tersebut mencerminkan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif.
Ia berharap kedua pihak dapat menyelaraskan arah pembangunan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah perlu menyesuaikan program pembangunan dengan kemampuan keuangan daerah.
Harris juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Bekasi. Ia menghargai semangat kebersamaan, komitmen, dan kerja keras mereka selama proses pembahasan raperda.
“Bentuk komitmen dan semangat kemitraan serta sinergitas antara eksekutif dan legislatif dapat terjaga dengan baik. Kondisi ini modal utama untuk membangun Kota Bekasi pada masa yang akan datang, sehingga semua harapan masyarakat dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Harris Bobihoe.
APBD 2027 Jadi Pedoman Pembangunan Daerah
Harris menjelaskan bahwa penyusunan APBD 2027 berlangsung di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Proses pembahasan tersebut membutuhkan waktu dan pertimbangan yang matang.
Ia berharap hasil pembahasan APBD 2027 dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah. Dengan demikian, pemerintah dapat menjalankan program pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Bekasi.
Harris juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus terjaga. Kolaborasi tersebut penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan menjawab kebutuhan masyarakat.
(Red)
