Atasi Kemacetan Stasiun Bekasi, Tri Adhianto Siapkan Solusi Parkir Bertingkat dan Flyover

Info Daerah - Rabu, 4 Februari 2026 - 14:22 WIB
Atasi Kemacetan Stasiun Bekasi, Tri Adhianto Siapkan Solusi Parkir Bertingkat dan Flyover
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa kawasan Stasiun Bekasi merupakan salah satu titik dengan beban lalu lintas tertinggi di Kota Bekasi. Tingginya mobilitas penumpang kereta, baik komuter maupun perjalanan luar kota, menjadi faktor utama terjadinya kepadatan di kawasan tersebut.

Pada pagi hari, arus lalu lintas didominasi oleh pengguna kereta komuter, sementara pada siang hingga sore hari kawasan stasiun dipadati penumpang perjalanan antarkota. Kondisi ini menyebabkan pertemuan volume kendaraan dan penumpang dalam waktu yang bersamaan.

Baca jugaWali Kota Bekasi Bangun JPO Jalan Juanda, Target 3 Bulan Selesai

“Stasiun Bekasi memiliki aktivitas yang sangat tinggi setiap hari. Pada jam-jam tertentu, volume penumpang dan kendaraan bertemu secara bersamaan sehingga berdampak pada kepadatan lalu lintas di sekitarnya,” ujar Tri Adhianto.

Baca jugaBekasi Sambut Kota Susaki, Siap Berkolaborasi di Berbagai Bidang

Ia menekankan bahwa penanganan kemacetan tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan memerlukan perencanaan yang terpadu, bertahap, dan berkelanjutan. Untuk itu, Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan sejumlah program penataan kawasan dan pembangunan infrastruktur sebagai solusi jangka menengah hingga panjang.

Salah satu langkah yang direncanakan adalah peningkatan kapasitas parkir melalui pembangunan parkir bertingkat atau triple deck. Penataan ini akan disertai dengan pengaturan sistem keluar-masuk kendaraan agar lebih tertib dan tidak menimbulkan titik kemacetan baru.

Baca jugaBelajar dari Bekasi, DPRD Ternate Pelajari Penataan Ruang Kota

Selain itu, pada tahun 2026 Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan studi kelayakan pembangunan flyover atau underpass di Jalan Perjuangan. Ruas jalan tersebut selama ini menampung beban lalu lintas yang besar, namun belum mengalami peningkatan kapasitas. Proses pembebasan lahan ditargetkan dapat dimulai pada tahun 2027.

Wali Kota Bekasi juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya dalam rencana pembangunan dua flyover pada tahun 2028. Salah satu lokasi yang telah siap yakni kawasan Bulak Kapal, dengan proses pembebasan lahan yang telah rampung dengan nilai sekitar Rp110 miliar.

Baca jugaRakornas 2026, Wali Kota Bekasi Bersama Forkopimda Kompak Hadir

Sebagai upaya memperluas alternatif jalur lalu lintas, Pemerintah Kota Bekasi juga menargetkan pembangunan jalan frontage di sisi rel kereta api yang menghubungkan Jalan Perjuangan hingga Jalan Pahlawan. Jalan ini akan memanfaatkan lahan milik PT KAI yang telah dibebaskan dan diharapkan mampu mengurangi penumpukan kendaraan di ruas-ruas utama sekitar stasiun.

Selain itu, optimalisasi infrastruktur pendukung terus dilakukan di kawasan Jalan Pusdiklat, meliputi perbaikan jalan, pembangunan jembatan, penataan taman, serta peningkatan fasilitas pedestrian. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat, khususnya bagi pengguna jasa transportasi kereta api. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X