Prabowo Rayakan Idulfitri di Aceh Tamiang, Pemerintah Pastikan Pemulihan Warga Pascabencana

Info Daerah - Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:56 WIB
Prabowo Rayakan Idulfitri di Aceh Tamiang, Pemerintah Pastikan Pemulihan Warga Pascabencana
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, ACEH – Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendampingi Presiden Prabowo Subianto merayakan Idulfitri 1447 H/2026 bersama masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (21/3/2026).

Presiden tiba pada pagi hari di Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti. Tito bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyambut kedatangan kepala negara.

Sejumlah pejabat turut mendampingi, antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak. Sebelumnya, Presiden merayakan malam takbiran bersama masyarakat Sumatera Utara.

Kehadiran Presiden menjadi sinyal kuat perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi warga terdampak. Pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dalam situasi yang semakin pulih.

Penguatan Bantuan dan Ekonomi Lokal

Kunjungan ini melanjutkan perhatian pemerintah terhadap masyarakat Aceh, termasuk melalui penyaluran bantuan Rp72,75 miliar untuk mendukung tradisi Meugang. Pemerintah menggunakan anggaran tersebut untuk pengadaan sapi yang didistribusikan ke 19 kabupaten/kota, termasuk wilayah terdampak bencana.

Sebanyak 3.042 desa menerima alokasi bantuan. Setiap desa memperoleh sekitar Rp50 juta untuk pembelian sapi.

“Intinya, 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi,” ujar Tito.

Ia menegaskan kebijakan bantuan tidak hanya menyasar aspek kemanusiaan. Pemerintah juga merancang program ini untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah.

Menurut Tito, bantuan langsung akan meningkatkan daya beli masyarakat. Kondisi itu akan menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat lokal.

“Kalau masyarakat punya daya beli, mereka akan belanja. Dari situ ekonomi bergerak, pasar hidup kembali, dan pertumbuhan ekonomi bisa pulih,” katanya.

Pemerintah mengombinasikan bantuan sosial, dukungan tradisi Meugang, serta percepatan pembangunan hunian. Melalui langkah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan kondisi sosial dan ekonomi yang lebih baik.

Kehadiran Presiden di Aceh Tamiang juga diharapkan memperkuat semangat masyarakat. Selain itu, kunjungan ini memastikan program pemulihan berjalan tepat sasaran dan sesuai jadwal. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X