Pemkot Bekasi Tanggung Seluruh Korban Kebakaran SPBE Cimuning

Info Daerah - Kamis, 2 April 2026 - 11:37 WIB
Pemkot Bekasi Tanggung Seluruh Korban Kebakaran SPBE Cimuning
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh korban kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, mendapat penanganan medis menyeluruh.

Pemerintah juga menanggung seluruh biaya pengobatan korban. Kebakaran terjadi pada Rabu malam (1/4/2026).

Pemerintah mengambil langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab atas musibah tersebut.

Selain penanganan medis, Pemkot Bekasi menjamin pembiayaan perawatan korban melalui BPJS Kesehatan maupun skema lain yang tersedia.

Peristiwa itu diduga bermula dari kebocoran gas saat proses pengisian tabung. Api kemudian membesar dan merusak area sekitar.

Baca jugaWawali Bekasi Tekankan Kualitas Penyelenggaraan Program MBG

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menyebut dampak kebakaran menjalar hingga ke permukiman warga.

“Sejumlah rumah warga terdampak. Korban kurang lebih 14 orang,” kata Abdul Harris saat meninjau lokasi, Kamis (2/4/2026).

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, beberapa korban mengalami luka bakar serius hingga 90 persen.

Petugas mengevakuasi korban ke sejumlah rumah sakit rujukan. Mereka menjalani perawatan di RSUD Chasbullah Abdulmadjid dan dirujuk ke RSCM Jakarta.

“Seluruh korban sudah kami evakuasi ke rumah sakit agar mendapat penanganan optimal,” ujarnya.

Pemkot Bekasi memastikan seluruh korban akan mendapat layanan hingga proses pemulihan selesai.

“Ini musibah yang tidak bisa diprediksi. Pemerintah Kota Bekasi akan menanggung seluruh korban,” kata Abdul Harris.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menerima laporan kebakaran pada pukul 21.08 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, mengatakan petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api. Petugas berupaya mencegah potensi ledakan lanjutan karena lokasi merupakan area pengisian gas.

Hasil investigasi sementara menunjukkan kebakaran dipicu kebocoran gas saat pengisian ke tabung utama. Api berdampak pada area sekitar 2.000 meter persegi.

Petugas berhasil memadamkan api pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Saat ini, proses pendinginan masih berlangsung untuk mencegah munculnya kembali titik api.

“Petugas terus melakukan pendinginan agar api tidak kembali menyala,” ujar Heryanto.

Pemerintah Kota Bekasi mengimbau warga tetap waspada dan menunggu hasil investigasi lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X