INFODAERAH.COM, JAKARTA – Carlos Eduardo mengakhiri kebersamaannya dengan Persija Jakarta setelah BRI Super League 2025/26 berakhir. Kiper asal Brasil itu menutup perjalanan selama dua musim bersama Macan Kemayoran dengan rasa syukur dan kebanggaan.
Selama membela Persija, Carlos Eduardo tampil dalam 39 pertandingan dan mencatatkan 15 clean sheet. Ia membukukan tujuh clean sheet dari 18 laga pada musim 2024/25. Pada musim berikutnya, ia kembali menunjukkan konsistensi dengan mencatatkan delapan clean sheet dalam 21 penampilan.
Bagi Eduardo, dua musim bersama Persija menjadi salah satu fase terbaik dalam karier profesionalnya. Ia mengenang setiap momen, mulai dari latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, hingga perjuangan bersama rekan-rekan setim di lapangan. Kebersamaan yang terjalin di luar pertandingan juga meninggalkan kesan mendalam baginya.
“Hari ini mengakhiri siklus indah dalam karier saya. Bisa sampai di sini dan mengatakan bahwa saya bermain dan berjuang untuk Persija sangat berarti. Dalam dua tahun, saya melihat cinta yang dimiliki semua orang untuk klub ini,” ujar Edu.
Meski harus berpisah, Eduardo memilih meninggalkan Persija dengan perasaan bahagia. Ia menilai pengalaman selama dua tahun terakhir telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik.
“Saya pergi melalui pintu yang sama saat saya masuk, tetapi dengan diri yang lebih besar daripada saat saya datang. Saya tidak pergi dengan sedih. Saya pergi dengan bahagia karena telah menjadi bagian dari kisah ini,” tuturnya.
Menjelang akhir masa baktinya, Eduardo menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Persija. Ia mengapresiasi sambutan hangat yang diterimanya sejak pertama kali datang ke Jakarta.
“Saya pergi dengan bahagia karena telah menerima setiap orang, setiap suporter, di hati saya. Terima kasih banyak kepada semua orang yang telah menjadi bagian dari proses ini. Maaf atas segala kekurangan saya. Sulit untuk mengucapkan selamat tinggal. Kalian akan selalu ada di hati saya,” kata Edu.
Perpisahan ini menandai berakhirnya perjalanan Carlos Eduardo bersama Persija. Namun, kontribusi, dedikasi, dan kenangan yang ia tinggalkan selama dua musim akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Macan Kemayoran. (Red)