Program Sekolah Gratis Banten Perkuat Sekolah Swasta, Siswa Baru Meningkat

      Info Daerah - 16 Juli 2026
      Program Sekolah Gratis Banten Perkuat Sekolah Swasta, Siswa Baru Meningkat
      Siswa SMK di Banten mengikuti kegiatan belajar

      INFODAERAH.COM, KABUPATEN SERANG – Program Sekolah Gratis Pemerintah Provinsi Banten tidak hanya meringankan biaya pendidikan. Program ini juga memperkuat keberlangsungan sekolah swasta melalui peningkatan jumlah peserta didik dan kepastian pembiayaan operasional.

      Peningkatan Jumlah Peserta Didik

      SMK Nurul Huda Kabupaten Serang menjadi salah satu sekolah yang merasakan dampak program tersebut. Pada tahun ajaran 2026-2027, sekolah itu menerima 14 rombongan belajar (rombel). Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya delapan hingga sebelas rombel.

      Kepala SMK Nurul Huda, Aep Saefullah, mengatakan minat masyarakat terus bertambah. Karena itu, sekolah membuka tiga rombel tambahan setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

      “Biasanya kami menerima sekitar 11 rombel. Tahun ini peminat terus bertambah. Banyak calon siswa belum tertampung sehingga kami membuka tiga rombel tambahan. Alhamdulillah hampir seluruhnya sudah terisi,” kata Aep di Baros, Kabupaten Serang, Rabu (15/7/2026).

      Jumlah peserta didik baru tahun ini mencapai 432 siswa. Angka tersebut naik dibandingkan tahun lalu yang sekitar 380 siswa. Dengan dua angkatan mengikuti Program Sekolah Gratis, jumlah penerima manfaat di sekolah itu mendekati 800 siswa.

      Menurut Aep, Program Sekolah Gratis membuat masyarakat semakin percaya terhadap sekolah swasta.

      “Program Sekolah Gratis ini menjadi magnet luar biasa. Banyak orang tua tidak lagi membedakan sekolah negeri dan swasta karena sama-sama gratis,” ujarnya.

      Operasional Sekolah Lebih Terjamin

      Program tersebut juga memberi kepastian pembiayaan operasional sekolah. Sebelumnya, pihak sekolah kerap menghadapi tunggakan pembayaran SPP dari peserta didik.

      Kini, bantuan Program Sekolah Gratis diterima secara rutin. Kondisi itu membuat sekolah dapat menyusun perencanaan keuangan dengan lebih baik.

      “Dulu kami hampir setiap bulan khawatir karena ada tunggakan. Sekarang bantuan rutin diterima sehingga kebutuhan operasional, honor guru, dan tenaga kependidikan lebih terjamin,” jelas Aep.

      Ia menilai Program Sekolah Gratis ikut meningkatkan kualitas sekolah swasta. Masyarakat pun semakin yakin memilih sekolah swasta karena memperoleh layanan pendidikan tanpa biaya.

      “Program ini bukan hanya menggratiskan biaya sekolah. Program ini juga mengangkat kualitas pendidikan swasta sehingga kepercayaan masyarakat terus meningkat,” katanya.

      Aep menambahkan, banyak kepala sekolah swasta di Banten merasakan manfaat serupa. Berdasarkan komunikasi yang ia lakukan, jumlah pendaftar di berbagai sekolah swasta meningkat sejak program berjalan.

      “Program ini membawa berkah bagi sekolah swasta. Kebijakan Pemprov Banten memberi manfaat nyata bagi siswa, orang tua, dan keberlangsungan pendidikan swasta,” ujarnya.

      Antusiasme Masyarakat Terus Meningkat

      Kepala SMK Jaya Buana Kabupaten Tangerang, Aan Angsori, mengatakan Program Sekolah Gratis memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

      Pada tahun ajaran 2026-2027, sekolahnya menerima sekitar 1.000 peserta didik baru. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 912 siswa.

      “Peminatnya sangat tinggi. Kalau pendaftaran tidak kami tutup, jumlahnya bisa mencapai 1.800 hingga 2.000 orang. Kami membatasi agar fasilitas yang tersedia tetap optimal,” kata Aan.

      Salah seorang siswa kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Jaya Buana, Raisa, mengaku Program Sekolah Gratis sangat membantu keluarganya.

      “Kemarin satu tahun benar-benar gratis. Program ini membuat kami senang karena beban keluarga benar-benar berkurang,” ungkap Raisa.

      Raisa berharap Program Sekolah Gratis terus berlanjut agar semakin banyak anak di Provinsi Banten memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.

      “Semoga program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak anak Indonesia bisa sekolah,” katanya. (Red)

      Tinggalkan Komentar