Gubernur Andra Soni Minta Peserta PKN Jadi Pemimpin Kolaboratif dan Berorientasi Hasil

Info Daerah - Selasa, 9 Juni 2026 - 21:59 WIB
Gubernur Andra Soni Minta Peserta PKN Jadi Pemimpin Kolaboratif dan Berorientasi Hasil
Gubernur Banten Andra Soni saat membuka PKN II Angkatan XVI Tahun 2026 yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Banten di Pandeglang, Selasa (9/6/2026). (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KAB. PANDEGLANG – Gubernur Banten Andra Soni meminta peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan yang visioner, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi hasil.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka PKN II Angkatan XVI Tahun 2026 yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi Banten di Pandeglang, Selasa (9/6/2026).

Andra menegaskan, setiap peserta harus mampu menghasilkan proyek perubahan yang dapat diterapkan secara nyata di lapangan. Ia menolak jika proyek hanya berhenti sebagai dokumen administratif.

“Proyek perubahan yang dibuat harus mampu diimplementasikan, bukan hanya disusun untuk memenuhi persyaratan PKN II,” kata Andra.

Selain itu, ia meminta proyek perubahan menjadi solusi atas berbagai persoalan organisasi. Setiap inovasi, kata dia, perlu memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah serta pelayanan publik.

“Harus mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah serta pelayanan publik,” ujarnya.

Lebih jauh, Andra menilai peserta PKN merupakan agen perubahan di lingkungan birokrasi. Mereka berperan penting dalam menerjemahkan visi dan misi pembangunan daerah ke dalam program yang menyentuh masyarakat.

“Saya meyakini, dengan kompetensi kepemimpinan yang terus ditingkatkan, aparatur pemerintah akan semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Andra juga menyematkan tanda peserta secara simbolis dan menyerahkan santunan kepada sepuluh anak yatim piatu. Ia turut menyaksikan penandatanganan pakta integritas oleh peserta PKN II Angkatan XVI.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Banten Deni Hermawan menyebutkan, PKN II Angkatan XVI diikuti 55 peserta.

Pelatihan berlangsung selama 107 hari dengan sistem pembelajaran blended learning, yang menggabungkan metode klasikal dan nonklasikal.

Para pengajar berasal dari unsur praktisi, akademisi, serta widyaiswara yang dinilai kompeten di bidangnya. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X