INFODAERAH.COM, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni meminta penataan kabel Sistem Jaringan Utilitas Terintegrasi (SJUT) berjalan selaras dengan program Indonesia Asri.
Andra menyampaikan hal itu saat menerima jajaran Komisaris dan Direksi PT Telkom Akses di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (22/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas pengelolaan infrastruktur telekomunikasi. Mereka juga membahas penataan jaringan utilitas kabel udara di wilayah Banten.
Andra Soni Minta Penataan SJUT Terintegrasi
Andra mengatakan, Telkom Akses perlu menyelaraskan pengelolaan infrastruktur dengan program pemerintah daerah. Langkah itu mencakup program Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten/kota.
Menurut Andra, penataan kabel juga mendukung arahan Presiden Republik Indonesia melalui program Indonesia Asri, Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Ia menilai kondisi kabel udara di sejumlah wilayah masih belum tertata. Karena itu, pemerintah ingin menciptakan jaringan utilitas yang lebih rapi dan terintegrasi.
“Ini perlu dikolaborasikan dan diintegrasikan dengan program-program yang ada di wilayah pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Banten,” kata Andra.
Andra juga menegaskan, penataan SJUT tidak hanya melibatkan Telkom Akses. Pemerintah perlu melibatkan seluruh operator telekomunikasi yang menggunakan jaringan utilitas.
Karena itu, Andra meminta Diskominfo Provinsi Banten menyusun peta jalan atau roadmap penataan SJUT. Pemerintah ingin menerapkan pola yang seragam di setiap wilayah.
“Ternyata kabel itu bukan hanya milik Telkom Akses, melainkan ada operator-operator lain. Ini tentu harus terkoordinasi dengan baik,” ujarnya.
KP3B Jadi Contoh Penataan Utilitas
Andra menyebut Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) sebagai salah satu contoh penataan jaringan utilitas.
Sejumlah kawasan perumahan besar di Tangerang Raya juga telah menerapkan pola serupa. Di kawasan tersebut, utilitas sudah tertanam dan tertata.
“Kabel telepon, kabel listrik, dan kabel internet, semuanya sudah berada dalam satu pengelolaan yang baik,” jelas Andra.
Ia menambahkan, Pemprov Banten akan terus mengoordinasikan penataan tersebut. Langkah itu menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan Banten.
Sementara itu, Direktur Utama Telkom Akses Irphan Wijaya menyatakan dukungannya terhadap program Pemprov Banten.
Irphan mengatakan, Telkom Akses siap mendukung penertiban SJUT. Program tersebut juga sejalan dengan program Indonesia Asri.
“Kami akan terus mendukung program unggulan Provinsi Banten. Salah satu langkah konkretnya adalah penertiban SJUT,” kata Irphan.
Irphan menambahkan, Telkom Akses sedang menjalankan program penataan kabel udara secara nasional. Saat ini, pengerjaan juga berfokus di wilayah Banten.
Ia mengajak masyarakat ikut menjaga estetika lingkungan. Masyarakat dapat melaporkan kondisi kabel yang semrawut melalui layanan call center 188.
Audiensi tersebut turut dihadiri Komisaris PT Telkom Akses Ricky HS Tamba dan jajaran direksi. Kepala Diskominfo Provinsi Banten Beni Ismail juga hadir dalam pertemuan tersebut. (Red)
