INFODAERAH.COM, Kota Bekasi – Berdasarkan data yang di miliki oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, tercatat per Oktober 2021,
total kasus demam berdarah (DBD) di Kota Bekasi adalah sebesar 1.665 kasus. Puncak naiknya penderita DBD terjadi di bulan Juni 2021 sebanyak 471 kasus. Setelah itu kasus terus menurun, tercatat ada 56 kasus di bulan Oktober.
Dalam menanggulangi DBD, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi sudah melakukan berbagai upaya pencegahan DBD dan upaya pengendalian vektor DBD.
Untuk mencegah DBD, upaya yang di lakukan antara lain di seminasi informasi terkait DBD yang melibatkan puskesmas-puskesmas di Kota Bekasi.
Puskesmas di ingatkan agar bersinergi dengan pemangku wilayah dalam mengaktifkan kembali PSN 3M Plus, melalui pembentukan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik dan pembentukan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD tingkat kelurahan. Dinas Kesehatan juga melakukan sinkronisasi data DBD Puskesmas bagi petugas DBD puskesmas se-Kota Bekasi.
Selain itu, Dinas Kesehatan mengalokasikan larvasida 500 liter dan insektisida 9.000 botol ke puskesmas se-Kota Bekasi untuk mengendalikan vektor nyamuk.