“Setelah sampai di dalam rumah pelaku J, sedang duduk di rumahnya bersama dua orang rekannya, mengetahui yang datang polisi. Tersangka J dan dua orang rekannya melarikan diri dari tempat mereka berkumpul,” ujar AKBP Danny Sianipar, SIK.
Dari hasil pengejaran, kata dia, tersangka J berhasil dihadang petugas pada saat hendak berlari kearah dapur belakang rumahnya, tak sampai diaitu tersangka J pun menyerang anggota dengan sajam.
BACA JUGA:
- Komisi X DPR Minta Pemerintah Benahi Total Sistem PPDB dan SPMB
- Gubernur Andra Soni Serahkan Penghargaan Lomba Film Pendek Hari Air Sedunia 2026
- Gubernur Andra Soni Minta Peserta PKN Jadi Pemimpin Kolaboratif dan Berorientasi Hasil
- Kursi Direksi Tiga BUMD Kosong, Pemprov Banten Siapkan Seleksi Terbuka
- Pengamat: Opini WTP BPK Kota Bekasi Bukan Jaminan Tata Kelola Anggaran Bebas Masalah
“Saat hendak diamankan dan dilakukan penggeledahan, tersangka J melakukan perlawanan dengan menyerang Bripka Sudarsih dengan parang, sehingga Bripka Sudarsih menghindar dan berusaha mendekap tersangka. Namun tersangka terus memberontak dan terus mengayunkan parang yang digenggamnya kearah Bripka Sudarsih. Sehingga mengenai tepat kepala Bripka Sudarsih, Bripka Sudarsih terus berupaya melumpuhkan tersangka, tersangka masih terus mengayunkan parangnya dan mengenai kembali kepala Bripka Sudarsih kedua kalinya sambil meneriaki petugas rampok, mendengar teriakan tersebut AIPDA Jauhari yang sedang melakukan penggeledahan segera mendatangi Bripka Sudarsih untuk melakukan pertolongan,” jelasnya.
