oleh

Pj Bupati Bekasi Akan Audit BBWM

INFODAERAH.COM, BEKASI – Adanya usulan Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Transparansi Intelektual Pemerhati Indonesia (LSM SNIPER INDONESIA) agar PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) dibubarkan saja. LSM SNIPER menilai, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak dibidang pengolahan gas bumi ini, tidak berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) setelah dikelola secara mandiri.

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan akan mengambil langkah untuk mengaudit seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di daerah ini. Audit itupun akan dilakukan oleh auditor independen dan profesional. Melalui audit tersebut, menurutnya, Dirinya akan mengetahui titik permasalahannya.

“Kita akan melakukan audit terhadap untuk semua BUMD. Audit akan lakukan oleh auditor profesional dan independen, dari situ kita akan mengetahui akar permasalahannya,” kata Pj Bupati Bekasi kepada Wartawan usai mengikuti sidang Paripurna penetapan Raperda Perubahan APBD tahun anggaran 2021 di Gedung DPRD Sukamahi Cikarang Pusat, Jumat (15/10/21).

BACA JUGA :Kontribusi Deviden Kecil, Gunawan Usulkan PT.BBWM Dibubarkan

Setelah dilakukan audit Kata Pj Bupati Bekasi, langkah selanjutnya adalah mengisi jabatan yang kosong di PT BBWM. Hasil audit akan digunakan refrensi sebagai bahan pertimbangan untuk mengisi jabatan.

“Dalam pengisian jabatan juga disesuaikan dengan hasil audit, kira-kira yang dibutuhkan expert (penghitungan ulang ahli) apa, ” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Transparansi Intelektual Pemerhati Indonesia (LSM SNIPER INDONESIA) mengusulkan agar PT. Bina Bangun Wibawa Mukti (BBWM) dibubarkan saja. LSM SNIPER menilai BUMD yang bergerak dibidang pengolahan gas bumi tidak dapat berkontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) setelah dikelola mandiri.

BACA JUGA :Kejari Kota Bekasi Tahan Kepsek SMAN 19, Ini Penyebabnya

“PT. BBWM sejak dikelola secara mandiri pendapatan asli daerah (pad) terjun bebas (anjlok),” kata Ketua LSM SNIPER Indonesia, Gunawan kepada wartawan melelui reles Persnya, Kamis (7/10/21)

Sebelum itu, Ia menjelaskan, pada tahun 2002, didirikan PT. BBWM (Perseroda) berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten (Pemkab) Bekasi Nomor 6 Tahun 2002 Tentang Pembentukan BUMD. Untuk saham BUMD, 95% dimiliki oleh Pemkab Bekasi dan 5% oleh PDAM Tirta Bhagasasi.

“Dengan modal dasarnya sebesar Rp10 milliar. Rp9.5 miliar saham milik Pemkab Bekasi dan Rp500 juta saham milik PDAM Tirta Bhagasasi,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.