Di hari pertama pencarian korban, selain berkoordinasi dengan pihak keluarga, Tim BPBD langsung menuju Pos Pantau Lifeguard guna mengetahui informasi terkait pencarian sebelumnya yang di lakukan oleh Tim Balawista/lifeguard setempat.
Tim mencoba melakukan penyisiran darat di sekitar lokasi kejadian korban terbawa arus. Di hari kedua, Tim BPBD melakukan penyisiran di wilayah jalur timur Legon Pari, Cikoromon sampai di Cilograng, ke arah perairan Genteng lalu kembali ke arah tengah sampai ke perairan Bayah, menggunakan perahu nelayan tetapi tim tidak menemukan pertanda apapun.
Lalu di hari ketiga, Tim BPBD Kota Bekasi semakin gencar melakukan pencarian di darat maupun laut seperti di wilayah laut dari Citarate Bayah Tengah,
Pulo Manuk, Karang Bokor, Goa Langir, Pantai Ciantir, serta menyusuri tepi pantai sejauh 6 kilometer dari titik 0 korban tenggelam sampai ke wilayah Goa Lengir.
Memasuki hari keempat, tim menelusuri daerah seputar Karang Bereum. Lalu di lanjutkan ke Perairan Panyaungan, Cisiih, Bayah, Pulau Manuk, Karang Bokor.
Tim juga melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai hinggal ke Goa Langir, namun tim belum berhasil menemukan keberadaan korban.
Tim BPBD Kota Bekasi berkoordinasi dengan nelayan, lifeguard dan warga setempat agar memantau apabila ada tanda-tanda atau menemukan korban di pesisir pantai ataupun di perairan Laut Sawarna.
Mereka di harap menghubungi BPBD Kota Bekasi ataupun Basarnas Kabupaten Lebak.
(Bon/Humas/DNN)