INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Bramantyo Suwondo menegaskan pentingnya penguatan ekonomi daerah agar manfaat diplomasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Penting sekali kita bicara soal penguatan ekonomi daerah, karena ujung dari diplomasi adalah bagaimana kita bisa mendapatkan keuntungan dari berbagai macam hal. Hari ini (pertemuan) kita fokus dalam perekonomian,” ujar Bramantyo dalam kegiatan BKSAP Day bersama Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (5/6/2026).
Baca juga : Pemkot Bekasi dan BKSAP DPR RI Bahas Strategi UMKM Tembus Pasar Internasional
Menurut Bramantyo, masyarakat masih sering memandang diplomasi sebagai isu yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, kerja sama internasional memiliki keterkaitan langsung dengan berbagai sektor yang menyentuh kepentingan masyarakat.
“BKSAP hari ini coba membumikan isu diplomasi ini agar dipahami secara keseluruhan bahwa kegiatan kerja sama ataupun kerja-kerja diplomasi ini bukan sesuatu yang sangat jauh, tapi sebenarnya sangat dekat,” kata politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut.
Dalam dialog itu, BKSAP menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kota Bekasi. Bramantyo menilai Bekasi memiliki potensi SDM yang besar. Karena itu, peningkatan kompetensi yang sesuai dengan standar global menjadi kebutuhan penting untuk memperkuat daya saing daerah.
Baca juga : Penyidikan Kasus MCK Bantargebang Melebar, LINAP Dukung Pendalaman PKS Revitalisasi Empat Pasar
Selain SDM, BKSAP juga memberi perhatian pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bramantyo menyebut produk unggulan daerah, termasuk batik Bekasi, memiliki peluang lebih besar untuk berkembang apabila mendapat dukungan yang berkelanjutan.
BKSAP juga membuka ruang kolaborasi dengan sejumlah negara mitra, seperti Jepang dan Korea Selatan, terutama dalam program peningkatan kapasitas SDM. Menurut Bramantyo, lembaganya siap menjembatani komunikasi antara pemerintah daerah dan negara-negara sahabat yang memiliki pengalaman dalam pengembangan sumber daya manusia.
“Kalau Kota Bekasi membutuhkan komunikasi yang intens dengan Jepang mengenai peningkatan SDM, kami siap terbuka soal itu. Kita menjembatani dari dua belah negara,” jelasnya.
Melalui kegiatan tersebut, BKSAP berharap diplomasi parlemen tidak hanya berhenti pada hubungan antarnegara, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kualitas SDM serta memperkuat perekonomian daerah, termasuk di Kota Bekasi. (Red)