karena pihaknya melihat perjalanan Musda V Sulut, Selasa malam, yang sangat tidak kondusif dan mengarah anarkis.
“Pimpinan Pusat dengan persetujuan Dewan Pembina (Polda Sulut, red) memutuskan utk membatalkan Musda V KBPP Polri Sulut.
Keputusan ini di Ambil untuk memjaga marwah organisasi dan polda selaku pembina,” tegasnya
Evita mengaku, mencium aroma Musda yang tersusupi kepentingan individu dan kelompok.
“Mereka ingin mengubah tatib sidang, padahal sudah sesui AD dan ART orgamisasi.
Pemaksaan Perubahan Tatib yang melenceng dari AD ART untuk kepentingan individu, tidak bisa ditolerir,” pungkasnya
(DAN)