untuk memperluas eksplorasinya dalam pengembangan pemberdayaan dan penelitian dalam bidang sains melalui kemampuan para insan pendidikan.
Saat ini Kota Bekasi memiliki 1200 guru pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Maka dari itu, pihaknya amat meyakini bahwa sekolah-sekolah memiliki potensi dan peluang untuk meningkatkan minat para peserta didik.
Adapun program yang menjadi unggulan yakni Diklat Daring Masif dan Terbuka (DIDAMBA), Diklat Kepala Laboratorium IPA, Diklat Laboran IPA,
Science Technology Egineering and Mathematics (STEM), Diklat Pembelajaran IPA berbasis Program International Student Assement (PISA),
Diklat Supervisi Pembelajaran IPA, Diklat Pembina Ekstrakulikuler Bidang IPA).
Sementara Kepala P4TK IPA Enang Ahmadi memberikan ungkapan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Bekasi yang telah membangun kepercayaan dengan PPPTK IPA,
untuk meningkatkan pendidikan. Ia harap kedua pihak dapat terus bersinergi dalam menciptakan inovasi untuk kedepannya.
“Dengan kolaborasi ini, saya harap kita bisa menyatukan ide-ide dan gerakan membangun antara PPPTK IPA dan Pemkot Bekasi dalam hal ini Disdik Kota Bekasi.
Karena kami memiliki banyak program-program yang selalu kami kembangkan,
di antaranya program riset di perguruan tinggi dan pengembangan pemberdayaan sekolah-sekolah untuk meningkatkan sains.
Jadi masyarakat bisa minat belajar sains dan berkemajuan,” ujarnya.
Acara juga di barengi dengan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Manajemen Administrasi Diklat Terpadu (Simaddu).
Tampak hadir mendampingi Kepala Dinas Pendidikan, Sub Koordinator Kurikulum SD Dr Siti Aisah MPd, Sub Koordinator Kurikulum SMP Mawardi MPd, Ketua MKKS SMP Kota Bekasi Rudi Winarso MM.
(Rizki/Hms)