Berikut keterangan guru murid R sesuai berita acara pemeriksaan:
Pada hari selasa tanggal 31 Mei 2022 pada jam 09.20 pada saat pelajaran dikte setelah ulangan harian, Siswa diminta untuk menulis apa yang di diktekan dan setelah itu di tulis dalam huruf sambung.
Semua siswa dapat mengerjakan sesuai petunjuk tapi tidak dengan murid R.
Karena kemampuan membaca dan menulis murid R masih kurang, maka R yang awalnya duduk di belakang di minta untuk pindah ke depan.
Setelah pindah kedepan, Guru murid R mulai mendikte beberapa kata dan semua siswa sibuk menulis,
sementara murid R tidak menulis hanya menengok kanan kiri untuk melihat (mencontek) tulisan temannya;
Melihat kejadian itu, guru murid R mencoba memperingati murid R dengan berkata: “Murid R jangan tengak tengok. perhatikan apa yang diucapkan oleh bu guru”.
Guru mendekati murid R dan ternyata dia belum menulis apapun.
DKPPP Bentuk Satgas Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku di Kota Bekasi
Akhirnya guru murid R menuliskan kata-kata yang harus disalin oleh murid R di papan tulis dan mendiktekan satu persatu huruf yang harus di tuliskan oleh murid R,
tetapi murid R tetap saja sibuk memperhatikan teman teman di sebelahnya, sehingga akhirnya memegang kepala murid R untuk melihat ke depan papan tulis (bukan “ngeplak” kepala murid R).
Karena waktu mendikte telah habis, Maka guru berkeliling untuk memberikan nilai kepada semua siswa. Dan pekerjaan murid Ryang tidak selesai juga saya apresiasi dengan memberi nilai dengan harapan murid R akan semangat masuk ke sekolah jika ada nilainya.
Waktu pulang sudah tiba, Sebelum siswa pulang, guru R memberikan PR kepada siswa dan minta mereka mengerjakan PR di buku hal. 208 karena PR ini perkalian dan sulit,
maka saya memberikan saran kepada semua siswa untuk mengerjakan bersama orang tua jika tidak ada ayah, dengan ibu atau dengan abang dirumah. Setelah selesai semua siswa pulang.
(goeng/iki)
Sumber: PPID Disdik Kota Bekasi