Menurutnya, 50% wirausaha perempuan selalu melibatkan laki-laki dalam mengambil keputusan.
Sedangkan hanya 43% wirusaha laki-laki yang melibatkan perempuan dalam mengambil keputusan.
Selanjutnya Palmira P. Bachtiar – Peneliti Senior SMERU menyampaikan tanggapan bahwa partisipasi perempuan pelaku usaha mikro di ekosistem ekonomi digital dapat memperkuat ketahanan rumah tangga,
namun perlu upaya membangun mindset dan kepercayaan terhadap ekosistem digital,
penurunan biaya transaksi dan pemberian pelatihan atau pendampingan yang efektif.
Dari diskusi panel tersebut, terdapat 3 point penting dalam Membuka Potensi Menuju Kemandirian Perempuan Pengusaha Ultra-Mikro yaitu adanya pendampingan yang intensif dan komprehensif,
program yang terintegrasi dalam ekosistem yang saling mendukung, dan program yang berkelanjutan.