“Jadi memang betul mencegah lebih baik daripada mengobati. Kesehatan itu bukan segala-galanya, tapi segala-galanya tidak ada artinya tanpa sehat,” tambahnya.
Mendagri menekankan, kesehatan harus terus di rawat, salah satunya dengan bergerak dan berolahraga.
Selain itu, penting pula agar masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani.
Lebih lanjut, Mendagri mendorong para pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah (Pemda) untuk menyiapkan ruang olahraga dan taman hijau. Infrastruktur itu di butuhkan sebagai wahana masyarakat untuk bisa berolahraga sekaligus memperoleh hiburan yang murah.
Baca berita:
“Biayanya pemerintah lebih murah membuat taman-taman untuk masyarakat bisa olahraga. Dibanding masyarakat sudah sakit, berikan subsidi, bangun rumah sakit yang mahal, (itu akan) jauh lebih mahal,” katanya.
Oleh karena itu, Mendagri mendukung pelaksanaan kegiatan Gerakan Sulsel Anti-Mager.
Dirinya berharap, gerakan itu mampu menggema dan menginspirasi daerah lainnya di Indonesia untuk menyadari pentingnya kesehatan.
Baca berita:
Mendagri Ajak Masyarakat Rawat Kebangsaan dan Perkuat Nasionalisme
“Jadi terima kasih banyak. Selamat berolahraga. Masyarakat Bulukumba antimalas gerak, rajin olahraga, top, top, top,” tandas Mendagri.
Sebagai informasi tambahan, kegiatan ini turut di hadiri Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian dan Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar.
Selain itu hadir pula Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf.
Puspen Kemendagri
