INFODAERAH.COM, LEBAK, Anggota DPRD Provinsi Banten, Ubaidillah, menyerap aspirasi warga di Kabupaten Lebak. Reses II Masa Sidang 2025-2026 digelar di beberapa titik, yaitu Kampung Serdang Desa Pasar Keong, Desa Aweh Kecamatan Kalanganyar, Kampung Tungku Desa Pasar Keong Kecamatan Cibadak, Kampung Salahaur Desa Cijoro, dan Kampung Sukamaju Muara Desa Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, pada Kamis (12/02/2026).
Warga mengeluhkan jalan rusak, minimnya lapangan pekerjaan, dan kebutuhan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Politisi PDI Perjuangan itu menekankan, warga menghadapi jalan yang rusak hampir di setiap desa yang ia kunjungi. Jalan kabupaten maupun ruas jalan provinsi banyak berlubang dan belum ada perbaikan. Kerusakan ini mengganggu aktivitas harian warga dan menghambat pergerakan ekonomi masyarakat.
“Hampir tiap titik selalu bicara soal jalan yang banyak berlubang dan sulit mencari lapangan pekerjaan. Ini harus menjadi fokus utama kita,” ujar Ubaidillah.
Warga juga menyoroti masalah lapangan kerja. Menurut Ubaidillah, lowongan kerja sangat terbatas, sedangkan angka pengangguran cukup tinggi. Ia menekankan pemerintah perlu menyiapkan program yang tepat untuk mengatasi masalah ini.
Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran DPRD.
“Kami senang Pak Ubaidillah datang langsung, mendengar keluhan kami. Semoga aspirasi kami, terutama soal jalan rusak dan lapangan kerja, benar-benar diperhatikan,” kata salah seorang warga.
Warga lain menambahkan, kehadiran wakil rakyat memberi rasa percaya bahwa suara mereka bisa menjadi prioritas nyata pemerintah, bukan sekadar catatan reses.
Untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Ubaidillah menyatakan akan mengawasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta sesama anggota DPRD Provinsi Banten dari dapil Kabupaten Lebak.
Langkah ini bertujuan agar aspirasi warga, mulai dari perbaikan jalan hingga penyediaan lapangan kerja, direalisasikan secara efektif.
“Sebagai wakil rakyat, kami punya kewajiban menyampaikan dan mendorong solusi bagi masalah warga. Komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan legislatif lainnya akan memastikan aspirasi warga tidak berhenti di sini,” tutup Ubaidillah. (Red)