NasDem DKI Protes Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

Info Daerah - Selasa, 14 April 2026 - 22:23 WIB
NasDem DKI Protes Tempo, Tuntut Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino bersama ratusan kader dan simpatisan partai saat mendatangi Kantor Tempo Media Group di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2026) siang. (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, JAKARTA – Ratusan kader dan simpatisan Partai NasDem mendatangi kantor Tempo Media Group di Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (14/4/2026) siang. Mereka memprotes ilustrasi video viral dan laporan Majalah Tempo yang dinilai merendahkan partai.

Aksi itu muncul setelah beredar visual yang menampilkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh melepas sepatu dan jas biru di tengah gurun. Narasi yang menyertai ilustrasi juga menyebut NasDem sebagai perusahaan terbuka serta mengaitkannya dengan isu merger dengan Partai Gerindra.

Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino, mendesak manajemen Tempo menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada kader NasDem di seluruh Indonesia.

“Bagi kami, apa yang ditampilkan Tempo merendahkan harkat dan martabat kader,” kata Wibi di kantor Tempo.

Dalam pertemuan dengan manajemen Tempo, kedua pihak mengakui adanya perbedaan persepsi. Meski begitu, NasDem tetap meminta klarifikasi resmi dan permintaan maaf yang dipublikasikan secara luas.

Wibi menyebut manajemen Tempo bersedia memuat permintaan maaf dalam waktu 1×24 jam. Ia menilai permintaan maaf tidak cukup disampaikan dalam forum tertutup.

“Permintaan maaf harus disampaikan kepada publik dan seluruh kader NasDem melalui pemberitaan resmi,” ujarnya.

NasDem kini menunggu realisasi komitmen tersebut. Wibi menegaskan partainya akan mengambil langkah lanjutan jika tenggat waktu tidak terpenuhi.

“Jika dalam 1×24 jam tidak ada permintaan maaf, kami akan datang kembali dengan massa lebih besar. Kami juga akan membawa persoalan ini ke Dewan Pers,” katanya.

Di lokasi yang sama, anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem, Ahmad Lukman Jupiter, menilai cover Majalah Tempo edisi 12 April 2026 telah melampaui batas kritik.

Ia menilai penggunaan ilustrasi dan narasi tidak lagi sekadar menyampaikan pesan, tetapi berpotensi membentuk persepsi yang merendahkan Surya Paloh secara tidak proporsional.

Menurut dia, judul “PT NasDem Indonesia Raya Tbk” juga menyimpang dari esensi partai politik.

“Partai politik adalah wadah perjuangan untuk menghimpun dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” ujarnya.

Jupiter menilai keseluruhan laporan menggiring opini publik seolah-olah NasDem bergerak atas kepentingan pragmatis.

Sebelumnya, Majalah Tempo edisi pekan ini mengungkap pertemuan antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh di Hambalang, Bogor, pada pertengahan Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo disebut mengusulkan penggabungan dua partai yang berpotensi mengumpulkan hampir 35 juta suara nasional atau sekitar 23 persen berdasarkan hasil Pemilu 2024.

Tinggalkan Komentar

Close Ads X