Jaksa Agung Tutup BPA Fair 2026, Nilai Lelang Hampir Tembus Rp1 Triliun

Info Daerah - Kamis, 21 Mei 2026 - 22:35 WIB
Jaksa Agung Tutup BPA Fair 2026, Nilai Lelang Hampir Tembus Rp1 Triliun
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, JAKARTA – Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi menutup rangkaian Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair 2026 di Kantor BPA Kebagusan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak 18 Mei 2026 itu mencatat total hasil lelang mencapai Rp997,4 miliar.

BPA Fair 2026 menjadi bagian dari upaya Kejaksaan memperkuat tata kelola pemulihan aset negara secara transparan, akuntabel, dan profesional. Kegiatan ini juga menunjukkan fokus Kejaksaan dalam mengembalikan kerugian negara melalui optimalisasi aset sitaan dan barang rampasan negara.

Dalam sambutannya, Jaksa Agung menegaskan tema “Pemulihan Aset untuk Kesempurnaan Keadilan” mencerminkan arah baru penegakan hukum Kejaksaan.

“Paradigma penegakan hukum Kejaksaan saat ini tidak lagi semata-mata menitikberatkan pada pemidanaan pelaku, tetapi menjadikan pemulihan kerugian negara sebagai tujuan utama. Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup diukur dari lamanya hukuman penjara, melainkan dari seberapa besar kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan,” ujar Jaksa Agung.

Ia mengatakan, seluruh hasil lelang BPA Fair 2026 akan masuk ke kas negara sebagai penerimaan negara yang digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI Kuntadi menyebut penyelenggaraan BPA Fair 2026 berjalan lancar dan melampaui ekspektasi. Kegiatan itu terlaksana melalui kolaborasi bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Tidak hanya melelang barang rampasan negara, BPA Fair 2026 juga menghadirkan karya seni lukis dan instrumen musik sebagai objek lelang bernilai tinggi. Langkah tersebut membuka ruang baru bagi aset seni dan budaya sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Berdasarkan data rekapitulasi, BPA Fair 2026 menarik lebih dari 1.900 pengunjung dan 1.700 peserta lelang. Sebanyak 308 unit aset masuk dalam proses lelang dan 300 unit di antaranya berhasil terjual.

Dari total nilai limit aset sebesar Rp922,2 miliar, hasil lelang meningkat Rp74,7 miliar sehingga total transaksi mencapai Rp997.479.436.080.

Kenaikan harga tertinggi terjadi pada sepeda motor Harley Davidson Road Glide yang melonjak hingga 930,86 persen. Motor tersebut juga menjadi aset dengan jumlah peminat terbanyak, yakni mencapai 349 peserta lelang.

Kepala BPA menilai capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap lelang aset negara. Nilai transaksi BPA Fair 2026 bahkan melonjak 481 persen dibandingkan capaian lelang bulanan konvensional sepanjang 2026.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, BPA berharap kegiatan ini dapat menjadi program tahunan Badan Pemulihan Aset. Program tersebut dinilai mampu mendukung optimalisasi pendapatan negara sekaligus memperkuat stabilitas fiskal nasional.

Penutupan BPA Fair 2026 turut dihadiri Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiyono Suwadi, Plt Wakil Jaksa Agung, jajaran Jaksa Agung Muda, Kepala Badiklat Kejaksaan RI, Plt Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Rahayu Puspasari, Chief Operating Officer Danantara Donny Oskaria, serta jajaran direksi bank Himbara. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X