Wagub Dimyati Buka Kejurda Sepakbola Mini Banten 2026, Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi

Info Daerah - Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:28 WIB
Wagub Dimyati Buka Kejurda Sepakbola Mini Banten 2026, Dorong Lahirnya Atlet Muda Berprestasi
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KOTA SERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menilai Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepakbola Mini menjadi momentum penting untuk memasyarakatkan olahraga sekaligus membangun karakter generasi muda menuju prestasi. Pernyataan itu disampaikan saat membuka Kejurda Sepakbola Mini Pelajar se-Banten 2026 di Lapangan Mini Soccer Universitas Pamulang, Kota Serang, Sabtu (30/5/2026).

Dimyati mengatakan sepakbola tidak hanya mengajarkan keterampilan bermain di lapangan. Cabang olahraga ini juga menanamkan nilai-nilai yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sepakbola mengajarkan kerja sama tim. Tidak ada pemain yang bisa bermain sendiri untuk meraih kemenangan. Dibutuhkan kekompakan, kedisiplinan, keuletan, dan semangat kebersamaan,” ujar Dimyati.

Menurutnya, sepakbola mini tetap menuntut koordinasi dan kerja sama yang kuat meski dimainkan oleh tujuh orang di lapangan yang lebih kecil dibandingkan sepakbola konvensional. Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

Dimyati menegaskan kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang harus diterima setiap atlet.

“Yang menang saya ucapkan selamat. Bagi yang belum meraih kemenangan, terus tingkatkan latihan dan jangan pernah kehilangan semangat untuk berprestasi,” katanya.

Ia berharap kejuaraan tersebut menjadi sarana pembinaan atlet usia muda sekaligus melahirkan bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Banten pada berbagai ajang olahraga di masa mendatang.

“Ajang seperti ini memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga di bidang pendidikan. Keduanya harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Ketua KSMI Pusat Yan Mulia Abidin mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda Sepakbola Mini di Banten. Menurutnya, Banten menjadi provinsi pertama yang menggelar kejuaraan daerah sepakbola mini secara khusus di Indonesia.

Ia menjelaskan sepakbola mini merupakan cabang olahraga yang berada di antara futsal dan sepakbola konvensional sehingga memiliki karakteristik serta aturan tersendiri.

“Kami mengajak seluruh peserta menjaga sportivitas dan menjunjung tinggi marwah KSMI,” ujarnya.

Wakil Ketua II KONI Banten Delpion juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan kejuaraan tersebut. Ia menilai Kejurda Sepakbola Mini menjadi langkah strategis untuk menjaring atlet potensial pada cabang olahraga itu.

Menurut Delpion, sepakbola mini memiliki peluang besar berkembang hingga tingkat nasional dan berpotensi menjadi salah satu penyumbang medali bagi Banten pada ajang olahraga mendatang.

“Kejurda ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan atlet muda sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di Banten. Dari event seperti inilah kita dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Ketua KSMI Banten Abdul Salam menyebut kejuaraan tersebut menjadi langkah awal bagi organisasinya untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan olahraga sebagai bagian dari pembinaan atlet.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pelatih, ofisial kabupaten/kota yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga apa yang menjadi kekurangan saat ini dapat kita perbaiki untuk ke depannya lebih maksimal,” katanya. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X