INFODAERAH.COM, KAB.BEKASI – Wakil Ketua Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh, angkat bicara menanggapi soal video yang menunjukkan seorang ASN diduga terlibat politik praktis bersama sejumlah pengurus salah satu partai politik.
ASN tersebut adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik pada Pemerintah Kab. Bekasi, Juhandi.
“Penilai publik sebagian berpendapat itu sudah offside karena ikut menyuarakan, yel yelnya pun ikut, padahal sebagai ASN itu tidak di perbolehkan,” kata Muhammad Nuh saat di dikomfirmasi awak media, Senin (10/10/22).
Baca berita: Ada Pejabat ASN Kabupaten Bekasi yang Diduga Terlibat Politik Praktis
Disinggung tanggapannya, dalam vidio, Juhandi terlihat mengenakan kemeja kuning seperti pengurus lainnya, turut mengucapkan yel-yel pemenangan tersebut. Tidak lupa dia pun berteriak sambil mengepalkan tangannya.
“Indonesia… Golkar… presiden… Airlangga… Golkar Kabupaten Bekasi menang, menang, menang,” kata para pengurus dalam vidio.
Menanggapi itu, Politisi Partai Keadilan Sejatera (PKS) ini, menyangkan itu, sebab apa yang di ucapkan itu adalah merupakan idiom-idiom partai tertentu, semestinya kehadiran Juhandi harusnya diingatkan oleh pengurus.
Baca berita: ASN Kabupaten Bekasi Diduga Terlibat Politik Praktis, Igor Dirgantara : Bisa Disanksi Pemberhentian
“Itukan idiom-idiom partai tertentu, yang ada disitu seharusnya menjaga, di ingatkan, jangan ajak kan, jadi kasian,” tuturnya.
Mengenai hal tersebut, Muhammad Nuh mengatakan menyerahkan permasalah ini kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), sebab KASN memiliki mekanisme, apakah tindakan bermasalah atau tidak.
Untuk itu, Muhammad Nuh meminta KASN menyikapinya agar kedepannya tidak terjadi lagi.
“KASN agar mensikapi itu, kalau tidak, dikhawatirkan kedepannya akan ada lagi orang yang telalu bermuda – mudah berbaju ini, berbaju Partai itu, itukan berbahaya,” tegasnya.
Baca berita: Pemkab Bekasi Tunggu Hasil Pemeriksaan KASN yang Diduga Ikut Politik Praktis
Sementara, Juhandi membenarkan jika ia hadir dalam acara tersebut. Dirinya hadir karena adanya undangan dari Partai Golkar. Kehadirannya, ungkap juhandi tidak ada kepentingan yang lainya tetapi semata-mata untuk memotivasi partai-partai.
“Saya di undang karena kebetulan saja pakai baju kuning dan kebetulan aja sama,” ucapnya Kepada awak media, Selasa (27/9/22).
Disinggung mengenai dirinya turut mengucapkan yel-yel pemenangan, Juhandi menampik bahwa Ia ikut mengucapkan yel yel tersebut.
“Itu hanya mengikuti gerakannya saja, saya tidak menyebutkan begitulah,” tampik juhandi yang kini telah menjabat Sektaris Dewan (Setwan) DPRD Kabupaten Bekasi.(Martinus)