Tito Lantik 49 Pejabat Kemendagri, Tekankan Loyalitas dan Kerja Super Cepat

Info Daerah - Kamis, 12 Februari 2026 - 16:16 WIB
Tito Lantik 49 Pejabat Kemendagri, Tekankan Loyalitas dan Kerja Super Cepat
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 34 pejabat administrator di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (12/2/2026). (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik 15 pejabat pimpinan tinggi pratama dan 34 pejabat administrator di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Kantor Pusat Kemendagri, jakarta, Kamis (12/02/2026).

Dalam arahannya, Tito mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar mengedepankan loyalitas dan prestasi dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan, pelantikan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi guna mewujudkan kinerja yang semakin baik. Menurut Tito, jabatan yang diemban bersifat sementara dan akan selalu melalui proses evaluasi.

“Ini jabatan sementara, pasti akan ada akhirnya juga. Jadi saya akan mengevaluasi,” ujarnya.

Baca jugaBima Arya Resmi Pimpin ALTI, Lari Trail Dibidik Tembus PON 2028

Ia menekankan pentingnya membangun tim yang kuat untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas strategis Kemendagri. Selain menjabat sebagai Mendagri, Tito juga mengemban tugas sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) serta Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera.

Beragam tanggung jawab tersebut, kata dia, membutuhkan dukungan tim yang solid agar hasil kerja dapat optimal.

“Rekan-rekan yang dilantik tolong buktikan mampu membantu saya. Jangan terjebak dalam rutinitas,” katanya.

Baca jugaBima Arya Resmi Pimpin ALTI, Lari Trail Dibidik Tembus PON 2028

Tito juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menuntut kinerja maksimal dari jajarannya. Ia menyebut Presiden memiliki kecepatan kerja tinggi sehingga jajaran pendukung harus mampu menyesuaikan ritme tersebut.

“Presiden bekerja dengan kecepatan tinggi. Saya juga harus bekerja super tinggi, dan tim pendukung harus bekerja super cepat, super tinggi juga,” ujarnya.

Baca jugaWamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Transformasi Ekonomi Perbatasan Papua

Dalam kesempatan itu, Tito menyampaikan analogi “tenda kelompok” atau group tent theory. Ia menggambarkan Kemendagri sebagai tenda yang melindungi seluruh anggotanya, termasuk dalam hal penghidupan, status, dan kehormatan.

Menurutnya, tenda akan berdiri kokoh apabila seluruh anggota ikut menopang. Sebaliknya, jika ada yang tidak berkontribusi, maka kekuatan organisasi dapat melemah.

Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang dilantik mampu menopang organisasi melalui kinerja yang baik dan profesional.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir serta pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendagri (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X