Bonnie Triyana Kupas Semangat Bung Karno dalam Gerakan Non Block

Info Daerah - Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:51 WIB
Bonnie Triyana Kupas Semangat Bung Karno dalam Gerakan Non Block
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, LEBAK – Bung Karno merupakan sosok pemimpin visioner yang mampu menafsirkan nilai-nilai Islam dalam perjuangan kemerdekaan dan pembangunan bangsa. Ini disampaikan Sejarawan yang juga Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triana dalam sebuah Diskusi Intelektual di Museum Multatuli, Rangkasbitung, Banten, Jumat sore,(6/3)

Sejarawan yang pernah menerima penghargaan Reiwa 5 dari pemerintah Jepang tahun 2023 memaparkan, Bung Karno melihat Islam bukan sekadar sebagai identitas religius, melainkan sebagai kekuatan moral dan spiritual yang mendorong pembebasan manusia dari penjajahan dan ketidakadilan.

“Islam baginya (Bung Karno) adalah kekuatan yang mampu membangkitkan kesadaran rakyat untuk melawan kolonialisme dan membangun bangsa yang merdeka serta bermartabat,” papar Bonnie.

Dalam diskusi yang bertema “Sejarah Soekarno dan Pemimpin Negara Penggagas Asia – Afrika dalam Gerakan Non Block, Posisi Indonesia dalam konflik Iran Versus Amerika” juga menjadi diskusi yang menarik.

Selain Bonnie, dua pemateri lainnya, Aryo Seno Baguskoro dan Agus Sutisna bergantian mengupas secara mendalam bagaimana gagasan dan perjuangan Bung Karno.

Sementara itu, Agus Sutisna menyoroti bahwa pemikiran Bung Karno tentang Islam sangat inklusif dan progresif. Ia menjelaskan bahwa Bung Karno mampu memadukan semangat keislaman dengan konsep nasionalisme yang terbuka dan menghargai keberagaman.

“Bung Karno menegaskan bahwa Islam dan nasionalisme bukanlah dua kutub yang saling bertentangan. Justru keduanya dapat berjalan beriringan untuk memperkuat persatuan bangsa dalam bingkai ideologi negara,” jelas Agus.

Menurutnya, pemikiran tersebut menjadi salah satu landasan penting dalam lahirnya nilai-nilai kebangsaan yang kemudian dirumuskan dalam Pancasila sebagai dasar negara yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat Indonesia.

Pandangan yang tak kalah menarik disampaikan Aryo Seno Baguskoro yang menekankan bahwa Bung Karno adalah tokoh yang berhasil mengintegrasikan nilai Islam, nasionalisme, dan kemanusiaan universal dalam satu gagasan besar tentang Indonesia merdeka.

Ia menyebut bahwa gagasan tersebut menjadi fondasi penting bagi perjalanan bangsa hingga saat ini.

“Bung Karno adalah pemikir besar yang mampu membaca dinamika zaman. Ia menghadirkan Islam sebagai nilai yang membebaskan, mempersatukan, sekaligus menjadi kekuatan etis dalam kehidupan bernegara,” kata Aryo.

Diskusi yang membahas sejarah ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa, akademisi, politisi dan berbagai kalangan lainnya. (*)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X