INFODAERAH.COM, LEBAK – Ketua DPRD Kabupaten Lebak dr. Juwita Wulandari secara resmi meminta Bupati Lebak untuk segera melakukan penataan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak. Desakan ini muncul menyusul banyaknya posisi strategis yang hingga kini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Selasa (14/4/26)
Menurut Juwita, ketergantungan pada jabatan Plt dalam jangka waktu lama dapat menghambat akselerasi program kerja dan pengambilan keputusan krusial di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Lebih lanjut Juwita mengatakan, jabatan yang terlalu lama diisi Plt berpotensi membuat arah kebijakan tidak konsisten.
Selain itu, Plt cenderung ragu dalam mengambil keputusan strategis karena statusnya sementara atau tidak tetap.
“Dalam pengambilan keputusan jabatan Plt sering lambat karena harus konsultasi ke atasan. Selain itu biasanya hanya menjalankan rutinitas dan minim terobosan,” ungkap Juwita.
Dikatakan Juwita, kewenangan pengisian jabatan sepenuhnya ada di tangan Bupati Lebak.
Namun OPD terkait juga harus proaktif menyiapkan proses mutasi dan promosi agar kekosongan tidak berlarut-larut.
“Kami meminta agar Bupati bisa segera mengisi kekosongan jabatan strategis ini. Mengingat nantinya berpengaruh terhadap arah pembangunan Kabupaten Lebak,” harapnya.
Poin Utama Desakan DPRD:
Kepastian Hukum dan Kebijakan:
Pejabat definitif memiliki kewenangan penuh dalam pengambilan kebijakan dan pengelolaan anggaran, berbeda dengan Plt yang memiliki keterbatasan wewenang.
Optimalisasi Pelayanan Publik:
Penataan birokrasi melalui mutasi, rotasi, maupun promosi dianggap mendesak agar roda pemerintahan berjalan lebih lincah dalam melayani masyarakat Lebak.
Pengisian Jabatan Strategis:
DPRD menyoroti sejumlah pos eselon II yang kosong agar segera dilakukan open bidding atau seleksi terbuka secara transparan.
“Kita ingin birokrasi di Lebak ini solid. Jika terlalu banyak jabatan yang diisi Plt, maka fokus kerja tidak akan maksimal. Kami meminta Bupati segera melakukan asesmen dan menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat (right man on the right place),” ujar Juwita. (Red)