Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Pastikan Korban Kecelakaan Kereta Terlayani Optimal

Info Daerah - Kamis, 30 April 2026 - 20:47 WIB
Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bekasi Pastikan Korban Kecelakaan Kereta Terlayani Optimal
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Rabu (29/4). (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Rabu (29/4).

Dalam kunjungan itu, Dedi menyerahkan bantuan kepada pasien sebagai bentuk empati sejak awal masa perawatan. Pemerintah juga memastikan seluruh korban mendapat jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan agar pasien fokus menjalani pemulihan tanpa terbebani biaya.

“Kami bersama Pak Gubernur hadir langsung untuk memastikan kondisi korban tertangani dengan baik. Penanganan medis harus maksimal, dan kami pastikan seluruh rumah sakit memberikan pelayanan terbaik, termasuk memastikan seluruh pasien tercover BPJS Kesehatan,” ujar Tri Adhianto.

Baca juga :Wali Kota Bekasi Dampingi Prabowo Jenguk Korban Tabrakan KA, 14 Tewas

Dedi menegaskan, seluruh pasien harus memperoleh fasilitas lengkap, baik dari sisi layanan rumah sakit maupun jaminan pembiayaan.

“Ini adalah bentuk solidaritas kami kepada para korban. Sejak awal masa perawatan, kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendiri, kebutuhannya terpenuhi, termasuk jaminan pembiayaan melalui BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Baca jugaMK Tegaskan “Kerugian Negara” Harus Dimaknai sebagai “Kerugian Keuangan Negara”

Data terbaru mencatat 91 korban tersebar di sejumlah rumah sakit. Di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, sebanyak 54 korban menjalani perawatan, dengan rincian 26 pasien masih dirawat, 25 telah pulang, dan 3 meninggal dunia.

Baca jugaKejati Sumsel Sita 13 Truk dan 1 Excavator Terkait Dugaan Korupsi PT KMM

Korban lain dirawat di berbagai fasilitas kesehatan, antara lain RS Primaya Timur (10 orang), RS Mitra Timur (7 orang), RS Bella (5 orang), RS Hermina (2 orang), RS Siloam Bekasi (2 orang), RS Bakti Kartini (1 orang), RSUD Cibitung (1 orang), serta Mitra Plumbon (6 orang). Sementara itu, 10 korban meninggal dunia ditangani di RS Polri.

“Kami memastikan pendampingan terus dilakukan, untuk segera dilaporkan ke Gubernur dan Presiden, baik kepada pasien yang masih dirawat maupun keluarga korban yang meninggal dunia. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X