INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Dinas Sosial Kota Bekasi menyalurkan bantuan permakanan tahun 2026 bagi masyarakat di Kecamatan Bekasi Timur. Program ini menyasar anak, lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.
Kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan Apel Gabungan Tingkat Kecamatan Bekasi Timur. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat pelayanan sosial bagi masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert Siagian hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Juli Hartini dan Camat Bekasi Timur Arie Halimatussadiyyah.
Selain itu, seluruh lurah se-Kecamatan Bekasi Timur ikut hadir. Jajaran aparatur kecamatan dan unsur terkait juga mengikuti kegiatan tersebut.
Bantuan untuk Kelompok Rentan
Robert Siagian mengatakan program permakanan merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Bekasi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Robert, program tersebut menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar.
“Melalui program permakanan ini, kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Robert.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut tidak hanya berupa paket bahan pangan. Program itu juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar penerima manfaat.
“Kami terus mendorong agar pendistribusian dilakukan secara tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata,” katanya.
Robert juga menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Sosial, kecamatan, dan kelurahan. Menurutnya, aparatur wilayah memiliki peran penting dalam memastikan bantuan menjangkau penerima sesuai sasaran.
Rincian Paket Permakanan
Program Permakanan Tahun 2026 menyasar tiga kelompok penerima manfaat. Kelompok tersebut terdiri atas anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Untuk penerima manfaat kategori anak, setiap paket terdiri atas 15 liter beras. Paket itu juga berisi satu kecap manis, satu buah cornet sapi, dan satu liter minyak goreng.
Selain itu, terdapat satu kaleng sarden, satu dus susu bubuk anak, satu kaleng biskuit, serta satu kilogram gula pasir.
Sementara itu, paket untuk lansia memiliki komposisi yang hampir sama. Perbedaannya terletak pada jenis susu bubuk yang diberikan.
Paket lansia terdiri atas 15 liter beras, satu kecap manis, satu buah cornet sapi, dan satu liter minyak goreng. Paket tersebut juga berisi satu kaleng sarden, satu dus susu bubuk lansia, satu kaleng biskuit, serta satu kilogram gula pasir.
Adapun paket bagi penyandang disabilitas terdiri atas 15 liter beras. Paket tersebut juga berisi satu kecap manis, satu buah cornet sapi, dan satu liter minyak goreng.
Paket itu dilengkapi satu kaleng sarden, satu kaleng biskuit, serta satu kilogram gula pasir.
Dinas Sosial bersama Kecamatan Bekasi Timur dan seluruh kelurahan terus berkoordinasi dalam pelaksanaan program. Koordinasi tersebut mencakup pendataan, pendampingan, dan pemantauan penerima manfaat.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Bekasi berupaya memperkuat pelayanan sosial bagi kelompok yang membutuhkan. Pemerintah juga mendorong kerja sama antara perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan.
Program Permakanan Tahun 2026 diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan penerima manfaat. Program ini juga menjadi bagian dari pelayanan sosial yang lebih dekat dengan masyarakat Kota Bekasi. (Red)
