Wali Kota menyatakan telah 4 kali datang ke perumahan tersebut dan di lapangan masih saja, bangunan yang berada di atas saluran air,
dan pada akhirnya hari ini langsung di bongkar.
Tak hanya melihat aliran sungai yang berada di Perumahan Jatibening Permai,
Wali Kota juga melihat perumahan Jatibening Tol yang berada di seberang Perumahan Jatibening Permai,
karena aliran sungai tersebut mengarah ke dalam perumahan Jatibening Tol,
Wali Kota melihat aliran sungai yang berada di pinggir Tol Jatibening yang terdapat bangunan untuk Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).
Perwakilan KCIC menjelaskan mengenai aliran sungai tersebut yang terlihat mengecil dan di tahan oleh beberapa besi yang mengakibatkan aliran tidak lancar.
“Ini persoalannya adalah warga yang terdampak pada banjir, jadi akan di buatkan surat kepada pihak KCIC untuk memperbaiki aliran sungai yang terdampak di Perumahan Jatibening Permai dan Perumahan Jatibening Tol,
sehingga dari pihak KCIC untuk membuat aliran lebih besar bukan mengecil, solusinya itu.
Untuk pembangunan strategis Kota Bekasi selalu mendukung, tapi bila warga yang terkena dampak banjir harus segera di solusikan” ujar Rahmat Effendi.
Wali Kota juga mengintruksikan kepada Dinas BMSDA dan Kepala UPTD BMSDA untuk terus melakukan kebijakan dalam hal memperbaiki saluran air dan memelihara jalan dalam wujud kepuasan masyarakat,
banjir yang selalu menggenangi wilayah Kota Bekasi satu persatu segera di tuntaskan.
Salah satu yang di tinjau pada hari ini dalam mensolusikan permasalahan banjir di Perumahan Jatibening Permai dan Perumahan Jatibening Tol,
akan segera tuntas dan di harapkan warga tersebut bisa puas dengan kinerja usaha maksimal dari Pemerintah Kota Bekasi.
(Iki)