“Masa cuma 2 orang yang di serap kerja di PT BBWM. Bunibakti sebagai penyangga dan penghasil minyak bumi masa cuma 2 orang,” katanya.
Berdasarkan data yang di terima, PT BBWM belum merealisasikan sejumlah program untuk Desa Bunibakti tahun 2020 seperti rehabilitasi Musholla sebesar Rp6.540.000,
seragam bagi pengurus radio komunikasi sebesar Rp5.000.000.
Pada 2021, program yang di janjikan kembali oleh PT BBWM adalah rumah kompos dan bank sampah senilai Rp28.000.000,
seragam dan alat kantor Rp6.000.000, dan rehabilitasi Musholla Rp12.320.000.
Namun hasil-nya hingga saat ini hanyalah isapan jempol saja.
“Yah saya bersama masyarakat saya di sini kayak di bohongin, cuma janji janji doang.
Kita kan istilahnya dengan adanya BBWM tujuannya bukan untuk saling menjatuhkan.
Kita harus bisa saling bekerjasama yang baik untuk banyak membantu masyarakat.
Intinya kami kecewa,” tambahnya. (GUN)