akan tetapi prakteknya tidaklah semudah teori.
Maka peran pengurus UKS harus terus menerapkan kedisiplinan mengenai kesehatan di lingkungan sekolah nya masing-masing”, pesannya.
Taufik pun menjelaskan arti penting pemberian pemahaman UKS bagi para pelajar,
yang notabene masih berusia relatif sangat muda.
“ Dengan penerapan sejak dini tentu para pelajar akan memiliki pengetahuan,
sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat,
serta berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah”, jelasnya.
“Tujuan lainnya agar para generasi muda memiliki kesehatan baik kesehatan fisik, mental, sosial, maupun lingkungan.
Serta memiliki daya hayat dan daya tangkal terhadap pengaruh buruk lingkungan sekitar,
seperti penyalahgunaan narkoba, alkohol, kebiasaan merokok serta kebiasaan buruk lainnya”, tutupnya.
Dalam kesempatan itu pula, Ketua Pelaksana Kegiatan Bedi Jubaedi menjelaskan kegiatan tersebut,
akan berlangsung selama 2 hari, dengan jumlah peserta sebanyak 209 orang.
“ Peserta terbagi menjadi Dokter Kecil sebanyak 70 orang,
Cerdas Cermat Dokter kecil 105 orang, dan Cerdas Cermat KKR SMP 105 orang”, ungkapnya.