Sudah di prioritaskan,” ujar Asep Junaedi, Selasa, (26/10/2021).
Asep berujar bahwa ia juga mengimbau kepada kepala sekolah untuk tidak memaksakan menggunakan ruang kelas yang rusak,
untuk menghindari adanya hal-hal yang tidak di inginkan. “Karena kita akui banyak bangunan yang sudah cukup tua.
Hingga perlu renovasi agar bangunan tidak membahayakan siswa,” katanya.
Ia mengatakan, setiap tahunnya melalui Dinas PUPR Karawang ada yang di perbaiki.
Karena pihak Disdik dan PUPR berkoordinasi dan melakukan kroscek di lapangan.
Untuk kasus rubuhnya SDN Bayur Kidul I, menurutnya, sudah masuk dalam rencana perbaikan.
Namun bangunan tersebut keburu roboh.
“Sebenarnya sudah masuk plot anggaran. Tapi sudah keburu roboh.
Kami berharap agar tidak lagi kejadian seperti ini,” kata Asep.
(Red)