Untuk itu harus di lakukan sirkumsisi sedini mungkin”, ungkap dr Taufik Aziz.
Teknik dalam sirkumsisi ini memang di rekomendasikan adalah secara konvensional,
yaitu dengan cara membuang kulit preputium atau kulit di ujung penis dengan cara menggunting / membuang kulit kulup dan akan di ukur panjang atau pendeknya,
karena tidak boleh terlalu panjang ataupun terlalu pendek.
Kemudian akan di gunting secara melingkar baik ke kanan maupun ke kiri.
Prinsipnya adalah membuang kulit preputium atau di ujung kulit pada penis.
Keunggulan dari teknik ini dapat mencegah terjadinya trauma yang tidak di inginkan misalnya trauma pada glands (kepala penis),
karena pada keadaan fimosis akan terjadi perlengketan antara kulit preposium dengan glens (kepala penis)dan perlengketan ini harus di lepaskan secara baik
Dalam melakukan tindakan sirkumsisi akan di lakukan teknik dengan metode pembiusan,
dengan cara bius lokal atau bius umum Bius lokal yaitu dengan memberikan blok anastesi lokal di pangkal penis agar terjadi baal di kulit preputium sehingga tidak terjadi nyeri.
Kemudian teknik dengan cara bius total/ narkose umum, tindakan ini biasanya lebih nyaman bagi anak-anak , tidak merasa trauma ketakutan.