karena itu bagian dari kemampuan kita berbahasa yang harus di asah untuk generasi kita ke depan,” ujarnya.
Hal ini, kata Heri memberikan pesan bahwa Islam sebagai agama yang di turunkan oleh Allah dia harus punya narasi sumber yang akurat, sumber yang orisinil,
salah satunya di samping Al-Qur’an dan Hadits dan juga tulisan-tulisan ulama yang biasanya di tulis dalam bahasa Arab.
“Dan oleh karenanya kita perlu mempelajari, dan alhamdulillah generasi hari ini saya kira cukup respons terkait dengan lomba baca kitab kuning mudah-mudahan ini merupakan kabar gembira,
bahwa islam akan terus terjaga dan terpelihara, lewat turos peninggalan kitab kuning yang sudah di wariskan oleh para ulama kita,” pungkasnya.
(Red)