“Oleh sebab itu, saya berharap kiranya aplikasi SiGajah ini dapat di manfaatkan dengan baik, sehingga masyarakat dapat semakin luas,
menjangkau informasi tentang ketenagakerjaan dan pada akhirnya akan menekan angka pengangguran di Provinsi Lampung,” ujar Gubernur Arinal.
Indonesia pada tahun 2045 mendatang diproyeksikan akan menghadapi bonus demografi,
di mana penduduk pada usia produktif berjumlah jauh lebih banyak di bandingkan dengan usia tidak produktif,
yakni di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun.
Artinya, kita mempunyai peluang untuk membawa bangsa kita untuk jauh lebih maju,
jika mampu mengelola dan memanfaatkan bonus demografi ini.
“Sehubungan dengan hal tersebut, saya menilai bahwa aplikasi SiGajah Lampung ini sangat bermanfaat sebagai implementasi reformasi birokrasi,
dengan memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan profesional untuk tercapainya pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Lampung,” jelasnya.
Wagub Lampung Ingatkan Target Percepatan Penurunan Kemiskinan Ekstrem di Tahun 2024
Sementara itu, Kepala Disnaker Provinsi Lampung Agus Nompitu menjelaskan bahwa launching aplikasi Sistem Informasi Ketenagakerjaan Daerah Lampung atau SiGajah Lampung,
merupakan upaya dalam menekan angka pengangguran di Provinsi Lampung dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar terwujudnya Rakyat Lampung Berjaya.
Agus Nompitu menjelaskan Aplikasi SiGajah Lampung ini merupakan sebuah Platform teknologi informasi yang memberikan pelayanan terkait penyediaan informasi lowongan kerja,
untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja,