Melalui keselarasan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023 tema “Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Lampung tahun 2023 yaitu Penguatan Ekonomi yang Inklusif untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah”.
Pemerintah Provinsi Lampung juga menaruh harapan kepada Pemerintah Pusat untuk memberi dukungan terhadap beberapa program yang telah kami usulkan dalam Rapat Koordinasi Gubernur se-Sumatera beberapa waktu yang lalu yaitu:
Pengembangan Kawasan Sentra Perbenihan Padi di Provinsi Lampung di Kabupaten Lampung Tengah, Mesuji, Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat; Pengembangan Kawasan Sentra Usaha Pangan dan Holtikultura Berbasis Korporasi di Kabupaten Pringsewu, Mesuji, Tulang Bawang dan Tulang Bawang Barat; Pengembangan Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Labuhan Maringgai, Lampung Timur.
Juga pengembangan Kawasan Peternakan Kambing Berbasis Korporasi di Kabupaten Pringsewu; Pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Lampung di Kabupaten Lampung Selatan; Rumah Susun bagi ASN/TNI/POLRI di Kabupaten Lampung Selatan; Pembangunan Rumah Susun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)/Pekerja di Kabupaten Lampung Selatan.
Kemudian, pengembangan Pelabuhan Mesuji; Penanganan Jalan Akses Pelabuhan Mesuji/ Tanah Merah; dan sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Lampung Lintas Kabupaten Pesawaran Kota Bandar Lampung.
Selain usulan pembangunan tersebut, beberapa program inovasi dan terobosan daerah untuk penguatan ekonomi Lampung antara lain Kerjasama perdagangan Provinsi Lampung dengan Bangka Belitung untuk memenuhi kebutuhan komoditi pangan; Implementasi Program Kartu Petani Berjaya sebagai upaya peningkatan kesejahteraan petani; Program Pemberdayaan masyarakat dengan memaksimalkan BUMDes dan Smart Village dalam rangka peningkatan produktivitas masyarakat miskin.
Pengembangan Destinasi Wisata Unggulan, Desa Wisata, Agro Wisata/Eco Wisata, Lampung Kaya Festival serta Kawasan Wisata Terintegrasi Bakauheni Harbour City (BHC); Pengembangan Bandara Radin Inten II, Pekon Serai/Taufik Kiemas, dan Gatot Subroto; dan Mendorong Percepatan terwujudnya Wilayah Metropolitan Bandar Lampung Raya.