“Meskipun PMK telah terbukti tidak menular ke manusia (Non zoonosis) namun yang harus diperhatikan lebih dalam lagi adalah terkait dampaknya terhadap ketahanan pangan dan keanekaragaman hayati,” katanya.
Menurut ketua Perhimpunan Petani Nelayan Seluruh Indonesia (PPNSI) ini,
jika PMK tidak segera di kendalikan maka akan mengancam populasi hewan ternak di Indonesia yang pada akhirnya akan merugikan peternak karena akan banyak hewan ternak yang mati akibat penyakit tersebut.
Kekhawatiran selanjutnya adalah potensi PMK menyerang hewan-hewan liar seperti rusa, kerbau, babi dan yang lainnya.
Jika ini terjadi maka akan mengancam keanekaragaman hayati di Indonesia.
(Red)