INFODAERAH.COM, JAKARTA – Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan, Anis Byarwati memberikan catatan atas publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,01 persen pada kuartal I-2022.
Pertumbuhan ini, kata Anis, tidak lepas di pengaruhi oleh Low Bassed Effect.
BPS telah merilis laporan pertumbuhan ekonomi nasional kuartal I-2022 pada Senin (9/5).
“Kita harus objektif memberikan nilai baik atas pertumbuhan ekonomi ini, karena pada kuartal satu tahun 2021 terjadi kontraksi ekonomi sebesar 0,76 persen.
BACA JUGA;
Dan pada kuartal sebelumnya pertumbuhan ekonomi turun 0,96 persen,” ujar Anis.
Namun, Anis menyayangkan minusnya belanja pemerintah pada kuartal ini. “Jika belanja pemerintah pada kuartal ini tidak negatif (-7,74%), hasilnya pasti lebih optimal.
Dorongan terbesar justru berasal dari tingginya harga komoditas dan konsumsi rumah tangga,” lanjutnya di Jakarta (14/5/2022).
