Bagi saya tidak ada yang tidak mungkin untuk kembali normal hanya saja bagaimana nanti mitigasinya. Anggaran itukan ada keterbatasan, kalau ada yang naik pastinya ada yang turun karena anggarannya sudah fixed. Tapi APBD Perubahan ini akan kita gunakan kesempatan untuk mem-balancing hal itu
Kita berharap mudah mudahan dapat formula yang pas artinya mungkin kita akan ketemu ditengah atau kembali ke asal ataupun saya kira ada perencanaan yang lebih matang kedepan,
Misalnya mau kembali ke 4.5 juta atau ke 3 juta, tidak hanya itu horison kita lebih panjang. Ini kedepan mau berapa P3K yang kita rekrut karena P3K sekarang semuanya menjadi beban APBD
Kalau sudah tahu jumlahnya road map nya katakanlah hingga 2027 misalnya maka kita atur TPP nya supaya pantas dan patut. Dan kemudian sudah ada ini gelombang generasi pertama yang sudah terima TPP 4.5 juta, terhadap mereka bagaimana? karena mereka sebagian sampai nangis ngadu ngadu di dewan.
Baca berita:
Realisasi Anggaran Pemkab Bekasi Triwulan 1 Capai 20 Persen
SK sudah tergadaikan, malah kalau TPP mereka turun maka mereka harus nombok cicilan boro boro bawa pulang duit
Nah aspek aspek ini harus kita lihat secara utuh. Pembangunan butuh uang disisi lain SDM yang menggerakkan juga harus diberdayakan dan happy sekuat tenaga, apalagi P3K rata rata guru oleh karena itu kita berharap ada formula yang bijak dari kepala daerah dan saya yakin ini bisa ketemu solusinya dan kita di DPRD Kota Bekasi pasti back up,” pungkasnya. (Denis)