INFODAERAH.COM, JAKARTA – Menteri PANRB Tjahjo Kumolo (Foto: Dokumentasi Humas Setkab) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kembali
mengeluarkan pengaturan sistem kerja bagi pegawai aparatur sipil negara (ASN) di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
Kali ini, pelaksanaan tugas kedinasan di kantor atau work from office (WFO) di prioritaskan bagi pegawai ASN yang telah memperoleh vaksin COVID-19,
baik di yang berada di dalam maupun luar wilayah Jawa dan Bali.
“Dua puluh lima persen WFO di prioritaskan bagi pegawai yang telah di vaksinasi (untuk pegawai ASN yang berada di sektor non-esensial di wilayah luar Jawa dan Bali dengan PPKM Level 4 dan 3),” ujar Menteri PANRB Tjahjo Kumolo, sebagai tertuang di dalam lampiran pada Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai ASN Selama PPKM pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019.
Bagi instansi di wilayah luar Jawa dan Bali yang berada di sektor non-esensial pada PPKM Level 2 dan 1,
BACA JUGA;
di berlakukan WFO 50 persen pegawai jika daerahnya berada di zona hijau dan kuning.
Sedangkan bagi instansi yang daerahnya berada di zona oranye dan merah,
di berlakukan WFO 25 persen. Untuk instansi pemerintah di sektor esensial pada PPKM Level 4 di luar wilayah Jawa dan Bali,
WFO maksimal di lakukan oleh 50 persen pegawai.