Dengan harapan semakin banyak pegiat maggot, semakin banyak pula sampah yang bisa didaur ulang sebagai pakan maggot, dengan demikian pembuangan sampah ke TPA dapat diminimalisir.
“Harapannya yang tadinya hanya paguyuban pegiat maggot, kemudian kita buat lebih erat lagi dengan membentuk persaudaraan yang bersinergi antara pegiat maggot dengan Pemerintah Kota Bekasi, ” Pungkas Tri Adhianto.
Tri berharap konsep ini dapat terus berkembang, Pemerintah akan terus berupaya mendampingi, memfasilitasi dan mengedukasi warga masyarakat Kota Bekasi untuk lebih bijak dalam mengelola sampah yang ada, sehingga Kota Bekasi tidak lagi dikenal dengan pembuangan sampahnya, melainkan dikenal sebagai Kota yang Bersih, Kota yang Cerdas, Kreatif, Maju Sejahtera dan ihsan.
(Rizki)