PS meminta Reza menandatangani surat pernyataan pengunduran diri, dengan ancaman apabila menolak maka anggaran KONI tidak akan dicairkan.
“Info yang saya dapat Bang Reza akhirnya menandatangani surat pengunduran diri itu dengan terpaksa. Ironisnya Surat pengunduran diri itu dirancang oleh mereka bertiga,” ucapnya.
Ws dan Bm, kata dia, adalah orang yang berambisi sejak beberapa tahun lalu ingin menjadi direksi PT BBMW. Bahkan, sejak lama Ws dan Bm sudah mendekati Eka Supria Atmaja.
“Lalu apa hubungannya pejabat Dinas LH, dengan PT BBWM ? Semestinya BUMD itu di bawah Asda 2 dan Bagian Ekonomi,” ucap Herry.
“Apalagi sampai mengajak Ws dan Bm untuk mengintimidasi Reza Luthfi memaksa untuk mundur dari Jabatannya. Terlalu kotor permainannya,” sambung Herry dengan nada ketus.
Lanjut dia, sejak lama Ws dan Bm adalah orang yang berambisi ingin menduduki jabatan di PT BBWM. Ws dan Bm di ketahui ingin menjadi di reksi di PT BBWM,
karena kendala persyaratan, dia memilih ingin menduduki jabatan komisaris.
“Informasi yang saya dapatkan di lapangan, kedua orang itu sudah mengeluarkan sejumlah uang cukup fantastis untuk oknum yang dekat dengan lingkaran kekuasaan,
Hal itu diduga untuk memuluskan mereka menjadi komisaris di PT BBWM,” ucap dia.
Herry selaku putra asli Bekasi berharap PT BBWM dapat di kelola secara profesional seperti kondisi yang ada sekarang ini.