Sementara itu, Koordinator Kumala Lebak, Marko mendesak, agar Pansus DPRD Lebak menunda pembahasan dan pengesahan draf rancangan tata ruang RTRW.
“Kami juga meminta, jika pembahasan RTRW nanti dilanjutkan agar melibatkan mahasiswa dan masyarakat, karena hal itu untuk keadilan dan kemaslahatan bersama,” ucapnya.