“Kalau data yang masuk bisa datang kepada kami. Apalagi menemukan anak yatim, boleh di daftarkan ke FOZ terdekat untuk jadi anak asuh kami. Bisa ke kami atau yang terdekat. Jadi bisa melibatkan seluruh masyarakat,” ucapnya.
Dinsos sendiri mendata ada sebanyak 919 anak yatim di kota Bekasi. “Ini akan kita kolaborasi dan assesment untuk program berkelanjutan,” imbuhnya.
Untuk program selanjutnya, Anwar menjelaskan ada program terkait pendidikan sedang dalam proses assessment.
“Ini baru kota Bekasi. Nanti kita bergerak ke Bekasi dan Karawang. FOZ Bekasi Raya ini sampai ke Karawang.
Untuk Program pendidikan,
Ini sedang proses assessment. Kebutuhan mereka apa? Apakah biaya perjalanan, buku, seragam, pulsa atau yang lainnya? Dengan assessment kita sodorkan ke LAZ apa yang bisa di kontribusikan,” tambahnya.
Adapun target tahun ini, kata Anwar, setelah assessment akan ada publikasi program kepada masyarakat.
“Desember kita publikasi program yang perlu di advokasi apa saja, Ke masyarakat,” pungkasnya.