“Pada tahap pertama ada 611 untuk SD dan 139 SMP yang telah kami verifikasi dan lolos,” kata Inayatullah.
Meski telah di nyatakan lolos oleh Dinas Pendidikan, pihaknya menyatakan melakukan evaluasi berjenjang dan pengawasan yang sangat ketat.
“ Kami melakukan evaluasi berjenjang dan pengawasan sangat ketat, sekolah juga wajib membuat laporan,
serta bekerjasama dengan unsur 4 pilar, supaya PTM terbatas ini dapat berjalan dengan baik,” papar Inayatullah
Dia berharap PTM yang sedang berlangsung bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan.
Lanjut Inayatullah mengatakan,”Maksimal kapasitasnya per kelas adalah 50 persen,
kemudian durasi belajar juga di batasi, siswa mendapatkan persetujuan dari orangtua,” tutupnya.
(RIZKI/HUMAS)