DDII Kabupaten Bekasi Siap Menjadi Rumah Besar Ormas Islam

Info Daerah - Selasa, 8 Februari 2022 - 10:45 WIB
DDII Kabupaten Bekasi Siap Menjadi Rumah Besar Ormas Islam
Istimewa ()
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, BEKASI – Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Kabupaten Bekasi menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) guna merumuskan proyeksi kerja-kerja dalam masa baktinya.

Kegiatan bertajuk “Kita Tingkatkan Soliditas Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Kabupaten Bekasi” diselenggarakan secara hybrid di Bogor Jawa Barat akhir pekan ini, Sabtu-Ahad (5-6/2/2022).

BACA JUGA ;

Lonjakan Kasus Aktif di Kota Bekasi, Plt. Wali Kota Tinjau Langsung Ruang Alamanda RSUD CAM

Via Zoom Meeting RW se Kota Bekasi, Plt. Wali Kota Bekasi Aktifkan Kembali RW Siaga

Puan Maharani Pastikan DPR Akan Segera Bahas RUU TPKS Dengan Pemerintah

Puan Maharani Imbau Anggota Legislatif PDIP Maksimalkan Pelaksanaan Fungsi Dewan untuk Kesejahteraan Rakyat

Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-76, Ketua DPR RI Puan Maharani: Momentum Tepat Memperbarui Semangat Kemenag Mengayomi Keragaman Umat

Ketua Dewan Da’wah Kabupaten Bekasi, KH Ahbab Akhfas menyampaikan bahwa pengurus yang tergabung dalam Dewan Da’wah terdiri dari berbagai Ormas keagamaan, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Mathlaul Anwar, dan sebagainya. Menurut dia, keragaman ini adalah potensi strategis dalam menghimpun kekuatan dan persatuan umat.

“Insya Allah dengan berbagai macam asal-usul, kita mempunyai satu nilai yang ingin dicapai bersama,” kata Kyai Ahbab.

Lebih lanjut, Kyai Ahbab menuturkan bahwa eratnya ukhuwah para ulama dicontohkan oleh almaghfurlah KH Noer Alie dengan allahu yarham Mohammad Natsir. Meskipun keduanya memiliki perbedaan dalam hal ubudiyah, namun dapat berjuang dengan visi, misi, dan tujuan yang sama.

“Nah, kita sebagai pelanjut perjuangan pak Natsir dan Kyai Noer Alie tidak ada alasan untuk tidak berjalan bersama mencapai satu tujuan. Insya Allah dari berbagai latar belakang dan profesi ini, dakwah akan menjadi lebih kuat dan sukses,” ujarnya.

Menurut dia, terkadang kegagalan dakwah bukan faktor masyarakat yang menolak total seruan da’i, namun karena kurangnya istiqamah sang penjuru dakwah. Padahal ajakan tersebut tidak boleh berhenti sampai Allah SWT memanggil ke haribaanNya.

Halaman:
1
2

Tinggalkan Komentar

Close Ads X