“Untuk saat ini, memasuki masa tanggap darurat, TNI AL juga mengirimkan bantuan prajurit marinir sejumlah 450 personel yang membantu evakuasi maupun pencarian korban. Mereka juga akan membantu sarana prasarana yang rusak seperti jalan rusak, sehingga nanti bisa di gunakan kembali,” katanya.
Waras Wasisto yang juga Ketua Satgas Covid-19 Jawa Barat ini menilai, langkah cepat tersebut menunjukan kesiapsiagaan jajaran TNI AL di bawah Komando KSAL Laksamana Yudo Margono begitu sistematis, responsitif dan terukur.
“Artinya, kesiapsiagaan TNI AL tidak hanya membantu mengamankan perairan di naungan NKRI, tetapi juga dapat di terjunkan untuk membantu korban terdampak bencana,” ucap Waras.
Baca berita:
Fenomena Alam Langka, Ada Pelangi di Air Terjun Curug Cibeureum
Informasi yang di himpun di lapangan, pihak TNI AL akan terus mengumpulkan bantuan dan nantinya akan mengirimkan rumah sakit lapangan yang mampu menampung 100 pasien dengan sarana pengobatan lengkap, termasuk operasi bedah tulang.(Iki)