Sedangkan Pendamping Desa Makerjaya, Ahmad Zenal Maqi, menegaskan, masyarakat Desa Pareang sudah sangat siap menghadapi gejolak ekonomi dunia karena mereka hidup dari sektor pertanian.
Masyarakat sudah optimal memanfaatkan lahan yang di miliki dengan tanaman pangan.
“Mungkin yang perlu di antisipasi, datangnya para korban PHK (pemutusan hubungan kerja-red) yang kembali dari kota. Ini pernah terjadi pada saat pandemi Covid-19 lalu. Jadi, kami berharap pemerintah daerah, menyiapkan kondisi ini,” harapnya.
Pada Diseminasi Ketahanan Ekonomi di Kecamatan Mekarjaya, hadir Camat Mekarjaya, Ahmad Jamaludin Naser dan Kanit Binmas Polsek Banjar, Bripka Cecep Koswara (narasumber dari aspek Kamtibmas).
Baca berita:
DPD FKKGD Provinsi Banten Resmi Terbentuk; Fokus Bangkitkan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
Sedangkan di Kecamatan Mandalawangi, hadir Camat Mandalawangi, Akhmad Juwaeni, Kapolsek Mandalawangi, AKP Paulus Bayu Triatmaka (narasumber dari aspek Kamtibmas), Kepala Tim Satgas Preemtif/Cegah Wilayah Banten Densus 88 Anti Teror, AKP Hari Mulyono (narasumber aspek kondusifitas wilayah) dan Koordinator TPP Kecamatan Mandalawangi, Aliyudin (narasumber dari aspek pemberdayaan masyarakat). (Red)