INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) telah melaksanakan kegiatan Implementasi pelatihan Al Ready ASEAN secara offine di STIE Mulia Pratama pada hari Jumat, 28 September 2028.
Koordinator Wilayah Mafindo Bekasi Budi Indaryadi menyampaikan pelatihan program Al Ready ASEAN dapat membagun kecerdasan artifisial untuk siswa/mahasiswa, Guru dan Orang Tua, bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan menghadapi masa depan Al yang sedang berkembang.
“Program Al Ready Bekasi, peserta dibimbing trainer bersertifikasi ASEAN, trainer menggunakan pelatihan Leaming Management System (LMS) agar peserta training mendapatkan model pengajaran yang Sistematis, menarik dan praktis,” kata Budi.
Baca juga:
Dorong Literasi Digital, MAFINDO Bekasi Gelar Kelas Kecerdasan Artifisial
Raperda Perubahan PAD dan APBD 2025 Kota Bekasi Resmi Disepakati
Melalui Literasi Al, kata Budi, Peserta dapat juga belajar tidak hanya bagaimana secara efektif menggunakan AI, tapi juga mengetahui Etika penggunaan, Dimensi Ekonomi Al hingga potensi pekerjaan di masa depan yang membutuhkan Al.
Kata dia, Pelatihan Al Ready, peserta juga akan di berikan ilmu oleh trainer bagaimana perserta mampu untuk mengindentifikasi dan memeriksa berita bohong dan fitnah (Hoax).
“Pelatihan Al Ready ini menjadikan Mafindo tdak hanya sebagai organisasi, turut serta mencegah penyebaran Hoax, lewat penguatan kapasitas mahasiswa,” ungkapnya.
Perlu diketahui, Al Ready ASEAN merupakan kelanjutan dan kemitraan antara ASEAN Foundation dan Googie.org yang bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang siap menghadapi masa depan Al yang sedang berkembang.
Saat ini Al Ready ASEAN telah bekerjasama dengan 10 Negara di ASEAN. Di Indonesia program Al Ready ASEAN bekerjasama dengan berbagai Leaming Implementabon Partner (LIP). seperti Mafindo, Ruang Guru, Kazen, Coding Bee dan Bebras. (Sar)