Hujan Lebat Guyur Bekasi, Wali Kota Tri Adhianto Cek Pintu Air Prisdo

Info Daerah - Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB
Hujan Lebat Guyur Bekasi, Wali Kota Tri Adhianto Cek Pintu Air Prisdo
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi tinggi muka air di Pintu Air Prisdo, Jalan M Hasibuan, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (18/1/2026) malam. (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi meningkatkan kewaspadaan banjir menyusul meningkatnya curah hujan di wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meninjau langsung kondisi tinggi muka air di Pintu Air Prisdo, Jalan M Hasibuan, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu (17/1/2026) malam.

Pintu Air Prisdo dikenal sebagai salah satu titik vital pengendali aliran air menuju kawasan pusat kota. Dalam peninjauan tersebut, Tri didampingi jajaran teknis dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk memastikan debit air masih berada pada ambang aman.

“Pintu air ini menjadi indikator penting kondisi aliran. Jika terjadi kenaikan signifikan, dampaknya bisa langsung dirasakan wilayah hilir,” ujar Tri di lokasi.

Baca jugaWali Kota Bekasi Perintahkan Penambahan Penerangan Danau Duta Harapan

Ia menjelaskan, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa kenaikan muka air di Prisdo kerap menjadi sinyal awal potensi banjir di sejumlah kawasan. Ketika debit melampaui batas normal, genangan air berpotensi meluas hingga ke ruas jalan strategis seperti Jalan Agus Salim, Jalan Veteran, serta kawasan Kayuringin.

Menurut Tri, kondisi cuaca ekstrem saat ini perlu diantisipasi secara serius. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), intensitas curah hujan di wilayah Jabodetabek tercatat meningkat dalam beberapa hari terakhir.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan genangan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” katanya.

Baca jugaWali Kota Bekasi Resmikan Pendopo RW 04 Teluk Pucung

Selain melakukan pemantauan langsung di pintu air, Wali Kota juga menginstruksikan DBMSDA agar memperketat pengawasan di titik-titik rawan banjir lainnya. Wilayah seperti Pekayon, Duren Jaya, dan Mustikajaya disebut kerap mengalami genangan akibat sedimentasi serta saluran drainase yang tidak optimal.

Pemkot memastikan langkah antisipatif terus dilakukan, mulai dari pengawasan debit air secara berkala, pembersihan saluran drainase, hingga kesiapsiagaan petugas di lapangan, guna meminimalkan dampak banjir selama puncak musim hujan. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X